Ignas Kleden: Pemikir, Cendekiawan, dan Esais
Kira-kira pada 2013 atau 2014 saya pertama kali membaca nama Ignas Kleden. Namanya unik, tidak umum bagi saya yang besar dan tumbuh di Jakarta. Waktu
Baca SelengkapnyaKira-kira pada 2013 atau 2014 saya pertama kali membaca nama Ignas Kleden. Namanya unik, tidak umum bagi saya yang besar dan tumbuh di Jakarta. Waktu
Baca SelengkapnyaPemilu 2024 sudah di depan mata. Saat ini, berita di media massa, cuitan netizen, dan reklame di jalanan sudah mulai sesak dengan tema politik. Tidak jarang,
Baca Selengkapnya”Perubahan iklim membunuh kita. Perubahan iklim adalah krisis kesehatan,” ujar Vanessa Kerry, Utusan Khusus WHO untuk Kesehatan dan Perubahan Iklim. Sejak lama, perubahan iklim sudah menjadi
Baca SelengkapnyaSalah satu buku yang saya banggakan karena bisa berada di rak buku saya adalah Kritik Sastra Indonesia Modern (2003). Buku ini ditulis oleh Rachmat Djoko Pradopo,
Baca SelengkapnyaSuatu hari, Mas Harrits—kolega saya di Narabahasa—bertanya, “Dhis, lo pernah nggak nemu sastrawan yang juga seorang linguis?” Pertanyaan yang menarik. Saya kemudian mengingat beberapa
Baca SelengkapnyaTahun politik makin dekat. Media massa daring dan luring mulai menaikkan berita-berita tentang pemilu, partai, koalisi, dan pandangan atau komentar dari politikus senior. Di tengah
Baca SelengkapnyaPada 20 April 2023, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan gerhana matahari. Gerhana matahari total tampak pada langit wilayah timur Indonesia. Kecuali di ujung barat Sumatra, masyarakat dapat
Baca SelengkapnyaSurat untuk FebruariDari ruang temaram. Surat ini ditulis oleh seorang yang masih tersasar dalam dunia beserta mimpinya. Seorang yang setiap pagi selalu bermain di lautan tak
Baca SelengkapnyaSurat untuk FebruariAku ingin kau dan aku duduk di sebuah taman yang bunga-bunganya mekar dengan merdeka. Tak ada kekerasan terhadap tubuh dan kembang bunga itu—
Baca SelengkapnyaSurat untuk FebruariAyah tuliskan surat cinta untukmu, Kiyah. Awan berarak mengantarkannya.Dari Lintas Timur:Para pemberani membangun kerajaannya di sepanjang tepi jalan, menerjang malam berselimut aroma
Baca SelengkapnyaSeperti pungguk merindukan rembulan adalah peribahasa yang mengartikan seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak terbalas. Sebetulnya, saya sudah lama mengetahui artinya. Beberapa karya sastra modern
Baca SelengkapnyaPada 2022, Peristiwa Sumpah Pemuda diperingati untuk ke-94 kalinya. Sejujurnya, saya sempat bingung, apa yang harus saya tulis untuk merayakan Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.