Darurat Iklim dalam Fiksi Iklim
”Perubahan iklim membunuh kita. Perubahan iklim adalah krisis kesehatan,” ujar Vanessa Kerry, Utusan Khusus WHO untuk Kesehatan dan Perubahan Iklim. Sejak lama, perubahan iklim sudah menjadi
Baca Selengkapnya”Perubahan iklim membunuh kita. Perubahan iklim adalah krisis kesehatan,” ujar Vanessa Kerry, Utusan Khusus WHO untuk Kesehatan dan Perubahan Iklim. Sejak lama, perubahan iklim sudah menjadi
Baca SelengkapnyaSalah satu buku yang saya banggakan karena bisa berada di rak buku saya adalah Kritik Sastra Indonesia Modern (2003). Buku ini ditulis oleh Rachmat Djoko Pradopo,
Baca SelengkapnyaSuatu hari, Mas Harrits—kolega saya di Narabahasa—bertanya, “Dhis, lo pernah nggak nemu sastrawan yang juga seorang linguis?” Pertanyaan yang menarik. Saya kemudian mengingat beberapa
Baca SelengkapnyaJauh sebelum tulisan ini dibuat, saya sudah pernah mendengar nama Noam Chomsky. Salah satu dosen saya mengatakan bahwa beliau merupakan seorang linguis. Namun, tidak sekali pun
Baca SelengkapnyaSaya kira semua pegiat bahasa dan sastra Indonesia harus mengetahui nama H.B. Jassin. Tentu hal ini memiliki alasan yang kuat. Beliau menulis, menerjemahkan, dan mengkritik
Baca SelengkapnyaSoewandi adalah salah satu ejaan yang pernah berlaku di Indonesia. Ejaan Soewandi—yang sering disebut juga sebagai Ejaan Republik—resmi menyempurnakan Ejaan van Ophuijsen dan mulai
Baca SelengkapnyaSelama ini kita memperingati peristiwa Sumpah Pemuda tiap 28 Oktober. Peristiwa tersebut tidak terpisahkan dari Kongres Pemuda II pada 27–28 Oktober 1928. Hingga hari ini,
Baca SelengkapnyaHari ini, apabila kita mengetik “Madong Lubis” pada mesin pencari, hasil yang pertama terpampang adalah nama jalan. Selain itu, ada pula perpustakaan bernama Taman Perpustakaan Madong
Baca SelengkapnyaHasan Alwi merupakan pegiat bahasa Indonesia yang sibuk. Beliau pernah menjadi guru sekolah dasar di Banjaran (1956–1959), guru bahasa Prancis di SMA IPPI Jakarta, SMA
Baca SelengkapnyaGorys Keraf lahir pada 17 November 1936 di Nusa Tenggara Timur dan pergi merantau ke Jakarta. Pada 1964, Gorys Keraf memperoleh gelar sarjana dari jurusan bahasa
Baca SelengkapnyaTata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat (2017) adalah buku pertama yang akan saya buka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kebahasaan. Salah satu penyuntingnya bernama Anton Moeliono.
Baca SelengkapnyaPerjalanan budaya bangsa Indonesia tidak luput dari pengaruh negara-negara yang sempat “singgah” di Nusantara. Belanda pada masa kolonialisme tentu ikut memberikan dampak. Pada bidang bahasa,
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.