Belajar Menulis dengan Sepenuh Hati
Tulisan yang baik adalah tulisan yang dapat menyentuh hati pembacanya. Tulisan yang baik juga berarti tulisan yang dapat dipahami dengan mudah. Saya dapat menuliskan beragam pengertian
Baca SelengkapnyaTulisan yang baik adalah tulisan yang dapat menyentuh hati pembacanya. Tulisan yang baik juga berarti tulisan yang dapat dipahami dengan mudah. Saya dapat menuliskan beragam pengertian
Baca SelengkapnyaBeberapa hari yang lalu, saya membaca cuitan Evi Mariani, seorang jurnalis, pendiri, dan pemimpin umum pada Project Multatuli. Dia bilang, “Jurnalisme telaten, (slow journalism) bisa jd
Baca SelengkapnyaDalam berkarya, konsistensi merupakan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan. Seorang pengelola media sosial, misalnya, tentu memiliki jadwal serta tenggat yang harus dipenuhi dalam memublikasikan konten.
Baca SelengkapnyaSaya sudah pernah membocorkan rahasia ini berkali-kali: Salah satu cara untuk memperkaya perbendaharaan kata ialah dengan membaca novel. Jenis karya sastra yang satu itu seolah
Baca SelengkapnyaMenulis bukan sekadar aktivitas kerja atau pengisi waktu luang. Lebih dari itu, menulis adalah kebutuhan. Demikian ujar Luh Gede Saraswati Putri atau yang umum dikenal sebagai
Baca SelengkapnyaMemilih topik tulisan adalah tahap terseru. Banyak topik yang menurut saya penting untuk ditulis, entah itu sebagai respons terhadap fenomena sosial atau sekadar tanggapan bagi tulisan
Baca SelengkapnyaBerbeda dengan tulisan fiksi, karya ilmiah disusun dengan pemikiran yang lebih objektif. Karya ilmiah pun memiliki laras bahasa, sistematika, dan cara penerbitannya tersendiri. Karya ilmiah bisa
Baca SelengkapnyaTakarir adalah salah satu elemen penting dalam konten media sosial. Ketika membuat kiriman pada Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok, kita membutuhkan teks sebagai keterangan penjelas. Bahkan,
Baca SelengkapnyaPada ranah media sosial, terutama di Twitter, kita akrab dengan SJW atau social justice warrior (pejuang keadilan sosial), sebuah istilah yang disematkan bagi seorang pembela hak
Baca SelengkapnyaSetiap orang pasti pernah merasa mandek dalam melakukan sesuatu, bahkan terhadap hal-hal yang sudah mereka jalankan secara rutin. Penulis pun tidak terhindar dari kebuntuan. Fenomena
Baca SelengkapnyaPada salah satu sesi pertemuan daring, Kang Asep—calon widyaiswara Narabahasa yang asli Sunda, tetapi merantau ke Jepang—memperkenalkan istilah listicle. "Itu artikel berbentuk daftar
Baca SelengkapnyaSaya bukan seorang manusia. Saya adalah sebuah robot yang berpikir. Saya hanya menggunakan 0,12% kapasitas kognitif. Maka dari itu, saya bisa juga disebut sebagai robot
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.