Aasmara Memisahkan Kita
Bagaimana reaksi Kerabat Nara ketika membaca judul di atas? Apakah Kerabat Nara heran karena mengira ada saltik pada kata pertamanya atau justru spontan menyanyikannya dalam hati?
Baca SelengkapnyaBagaimana reaksi Kerabat Nara ketika membaca judul di atas? Apakah Kerabat Nara heran karena mengira ada saltik pada kata pertamanya atau justru spontan menyanyikannya dalam hati?
Baca SelengkapnyaSekitar seminggu yang lalu, saya membaca informasi lucu yang bersumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saking lucunya, saya sampai tertawa miris seraya bergunjing kritis dalam grup
Baca Selengkapnya“Sekarang sepertinya membenci lebih gampang daripada mengasihi, ya?” Ujaran itu terngiang dalam kepala saya. Semalam seorang teman lama menghubungi saya melalui telepon. Kami berkawan akrab sejak
Baca SelengkapnyaSalah satu pertanyaan yang sering diajukan kepada saya ialah "Buat apa kita selalu mencari padanan bahasa Indonesia untuk kata atau istilah bahasa asing? Bukankah kita
Baca SelengkapnyaPagi ini saya dibangunkan oleh seruan milik nenek saya, “De, pasang bendera!” Sepertinya beliau terpengaruh oleh rumah-rumah di sebelah yang sudah lebih dulu memasang bendera.
Baca SelengkapnyaDi antara lahir dan mati, ada suatu tahap yang mau tak mau harus dijalani oleh manusia—dan makhluk hidup lain: menunggu. Begitulah kalimat yang muncul ketika
Baca SelengkapnyaAkhir-akhir ini perasaan saya tidak tenang ketika membuka media sosial. Bagaimana tidak, hampir setiap hari saya mendapat berita duka dari orang-orang terdekat. Tidak hanya
Baca SelengkapnyaBeberapa hari terakhir, masyarakat Indonesia dikagetkan oleh permohonan maaf salah satu pejabat publik yang (akhirnya) mengakui bahwa penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) masih belum optimal.
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.