Kali Pertama untuk Pertama Kalinya
Dalam perjalanan hidup pasti akan selalu ada “kali pertama” untuk segala sesuatu yang akan kita hadapi dan semua hal itu pastilah menantang. Setidaknya membuat napas kita
Baca SelengkapnyaDalam perjalanan hidup pasti akan selalu ada “kali pertama” untuk segala sesuatu yang akan kita hadapi dan semua hal itu pastilah menantang. Setidaknya membuat napas kita
Baca SelengkapnyaSewaktu saya kecil, ayah saya kerap berpesan, “Kalau ada yang memberi sesuatu, jangan lupa ucapkan terima kasih.” Berbekal pesan ayah dan berlimpah dukungan Kerabat Nara, saya
Baca SelengkapnyaTabik, Judul tulisan ini provokatif dan kekinian sekali, ya? Dalam penulisan konten media sosial, judul yang provokatif dikenal dengan istilah “umpan klik” (clickbait), sedangkan pembuatan konten
Baca SelengkapnyaTabik, Dalam berbagai kesempatan, saya suka berkata bahwa kata-kata adalah cinta pertama saya. Mereka menemani saya sejak kanak-kanak, dalam susah maupun senang. Kata-kata
Baca Selengkapnya2020 adalah tahun yang penuh dengan kejutan. Jujur, puluhan tahun menjalani hidup, tidak pernah terpikir oleh saya bahwa semua hal yang biasanya dilakukan dengan tatap muka,
Baca SelengkapnyaAwal tahun 2013 adalah momentum awal saya menapakkan kaki di dunia pemasaran. Saya tidak memiliki ilmu pemasaran sama sekali kala itu. Modal saya hanyalah kegemaran berkomunikasi
Baca SelengkapnyaSetelah dua bulan lebih bergabung bersama Narabahasa, saya telah banyak belajar dan berproses. Hal yang paling terlihat adalah kebiasaan baru saya mengecek KBBI untuk mengetahui kata
Baca SelengkapnyaKetika tulisan ini dibuat, saya sudah satu bulan lebih bergabung dengan Narabahasa sebagai pramubahasa—sebutan untuk magang di Narabahasa. Kalau boleh jujur, saya tidak menyangka akan
Baca SelengkapnyaCandra Agustus 2020 kami awali dengan penerbitan diktat pertama Narabahasa. Sebenarnya sudah lama kami merasa kurang nyaman dengan bahan kelas yang hanya berupa salindia (slide). Namun,
Baca SelengkapnyaTabik, Pertama-tama, maaf karena nawala ini terlambat. Beberapa hari belakangan, suasana hati saya sedang buruk karena ada banyak kejadian yang membuat saya marah. Salah satunya,
Baca Selengkapnya“Kurukurukuru”, “Inyak”, dan “Ndrenges” Akhir bulan lalu, saya meninggalkan indekos yang sudah saya tinggali selama dua tahun. Tentu, kenangan-kenangan muncul tanpa ampun. Salah satunya berwujud
Baca SelengkapnyaPagi hari, pukul 06.00 WIB. Saat sinar surya belum terlalu menyengat, saya membuka laptop dan mulai mengetik surat ini. Entah mengapa, saya malah mengingat ulang
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.