Makna Afektif: Revisi dari Klien
Pada tulisan “Makna Asosiatif: Biaya dalam Gotong Royong”, saya sudah sedikit menerangkan perkara makna afektif. Makna yang termasuk ke dalam makna asosiatif berdasarkan pemaparan Leech (1985)
Baca SelengkapnyaPada tulisan “Makna Asosiatif: Biaya dalam Gotong Royong”, saya sudah sedikit menerangkan perkara makna afektif. Makna yang termasuk ke dalam makna asosiatif berdasarkan pemaparan Leech (1985)
Baca SelengkapnyaBeberapa waktu belakangan, netizen di jagad Twitter murka. Tentu saja apa yang mereka—bahkan saya pun sesekali ikutan—serapahkan berkaitan dengan kondisi Indonesia saat ini. Kita
Baca SelengkapnyaKamus Merriam-Webster mencatatkan arti ‘a book of specialized information often published under government auspices’ untuk entri blue book. Mungkin Kerabat Nara juga sudah tahu bahwa
Baca SelengkapnyaBuat saya, paragraf pembuka dalam sebuah tulisan mempunyai peran yang penting untuk mengundang pembaca, sama halnya dengan judul. Bedanya, jika judul adalah pintu, paragraf pembuka menyerupai
Baca SelengkapnyaSecara umum, makna dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu makna leksikal dan makna gramatikal. Makna leksikal sering juga disebut sebagai makna denotatif atau makna deskriptif yang
Baca SelengkapnyaTolong keluarin saya dong. Saya enggak biasa keluar sendiri. Apa yang terlintas dalam benak Kerabat Nara ketika membaca kalimat tersebut? Ujaran di atas adalah sebuah pesan.
Baca SelengkapnyaJauh sebelum tulisan ini dibuat, saya sudah pernah mendengar nama Noam Chomsky. Salah satu dosen saya mengatakan bahwa beliau merupakan seorang linguis. Namun, tidak sekali pun
Baca SelengkapnyaAkhir-akhir ini, netizen di jagat Twitter ramai membincangkan, bahkan menggunakan, kata jujurly. Pasalnya, kata tersebut pertama kali dipopulerkan oleh salah seorang pengguna TikTok. Lambat laun,
Baca SelengkapnyaDengan dilansirkan dalam situs web mereka, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI). Surat tersebut memuat daftar
Baca SelengkapnyaAbdul Chaer (2013) menuliskan bahwa ejaan adalah konvensi grafis, yaitu kesepakatan di antara penutur suatu bahasa untuk menuliskan bahasanya. Seperti yang kita tahu, bahasa Indonesia mengadopsi
Baca SelengkapnyaDalam “Idiolek: Sebuah Anugerah”, Dessy sudah menjelaskan konsep idiolek lewat curhatannya. Idiolek adalah keseluruhan ciri-ciri bahasa seorang pribadi manusia. Atta Halilintar, misalnya, dikenal dengan ujaran
Baca SelengkapnyaPada bagian awal buku, biasanya kita berhadapan dengan halaman kata pengantar atau prakata. Selama ini saya mengira bahwa keduanya sama saja. Ternyata, kata pengantar bukanlah prakata.
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.