Metonimia: Ketika Merek Kian Terkenal
Dalam sebuah wacana, kita membutuhkan unsur-unsur kebahasaan yang saling merujuk dan berkaitan secara semantis. Dengan demikian, pembaca bisa mendapatkan konteks yang utuh dalam wacana itu.
Baca SelengkapnyaDalam sebuah wacana, kita membutuhkan unsur-unsur kebahasaan yang saling merujuk dan berkaitan secara semantis. Dengan demikian, pembaca bisa mendapatkan konteks yang utuh dalam wacana itu.
Baca Selengkapnya“Paragraf merupakan miniatur dari suatu karangan,” begitu tulis Suladi (2015). Dalam cerpen atau novel, kita bertemu dengan paragraf. Dalam karangan ilmiah, artikel, esai, dan sebagainya, kita
Baca SelengkapnyaKita telah mengenal salah satu alat kohesi dalam wacana, yakni kohesi gramatikal. Kohesi gramatikal dapat berwujud referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Pada tulisan ini, saya akan
Baca SelengkapnyaSetiap hari kita bergumul dengan wacana. Menurut Yuwono (2005: 92) wacana adalah bangun yang terbentuk dari hubungan semantis antarsatuan bahasa secara padu dan terikat pada konteks.
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.