Berita

Strategi Menyusun Skripsi tanpa Frustrasi: Dukungan untuk Mahasiswa Akhir dari Narabahasa

ditulis oleh Narabahasa

Suasana menyambut liburan semester tidak lagi dirasakan oleh sebagian mahasiswa yang sedang dikejar cicilan skripsi. Ada yang sudah setengah jalan mengerjakan skripsi, ada juga yang baru akan memulainya pada akhir liburan semester genap ini. Tidak sedikit dari mereka yang justru sudah ingin menyerah sebelum berusaha untuk memulai. Berangkat dari fenomena tersebut, Narabahasa menghadirkan Kelas Berkala Narabahasa (KBN) bertema Strategi Menyusun Skripsi tanpa Frustrasi untuk membantu mahasiswa menghadapi proses penyusunan skripsi dengan lebih terarah. 

Program ini telah diselenggarakan pada 26, 27, dan 28 Juli 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 19.00 s.d. 20.30 WIB. KBN yang dilaksanakan selama tiga hari ini mendapatkan antusiasme yang meriah dari 28 peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini berslogan “Tiga Topik, Satu Harga, Belajar dari Mana Saja” sebagai bentuk dukungan dari Narabahasa kepada mahasiswa yang sedang berjuang merampungkan skripsi.

Kelas pertama telah dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026 yang dibimbing oleh Innezdhe Ayang, seorang akademisi dan penulis melalui topik “Menyusun Skripsi tanpa Drama”. Sepanjang kelas berlangsung, peserta tidak hanya diberikan kiat-kiat merumuskan topik penelitian, tetapi juga dibimbing menyusun kerangka skripsi dari bab awal hingga cara mengutip sumber rujukan secara tepat untuk menghindari plagiarisme. 

Kelas berikutnya diselenggarakan pada Senin, 27 Juli 2026 dengan topik “Menata Bahasa agar Skripsi Minim Revisi” yang dipandu oleh Dita Sabariah, dosen bahasa Indonesia. Materi yang disajikan berupa penyusunan paragraf, penggunaan kalimat efektif, dan penerapan tata bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Dita berusaha mengajak peserta untuk memahami bahwa kualitas penggunaan tata bahasa Indonesia yang baik dapat meminimalkan kesalahan teknis agar revisi tidak berulang.

Rangkaian KBN kemudian ditutup pada Selasa, 28 Juli 2026 dengan kelas bertopik “Menulis Jurnal untuk Kesehatan Mental Mahasiswa” bersama Ivan Lanin, pendiri Narabahasa. Kelas ini membahas pentingnya menulis sebagai alternatif refleksi diri guna membantu mahasiswa dalam menjaga kesehatan mental selama berjuang mengerjakan skripsi. 

Seluruh rangkaian KBN dilengkapi dengan rekaman kelas, materi pembelajaran, dan sertifikat digital yang diberikan kepada seluruh peserta yang hadir. Melalui program ini, Narabahasa berharap mahasiswa tidak lagi menghadapi skripsi dengan rasa frustrasi yang berlebihan, tetapi dengan strategi yang lebih matang dan kesiapan mental yang lebih kuat untuk menyelesaikan tugas akhir hingga tuntas.

Penulis : Jovita Dwi Swistika Murti

Penyunting : Rifka Az-zahra