Interpretasi
Konteks adalah salah satu topik yang sudah sering diperbincangkan oleh para pengkaji pragmatika. Bagaimanapun, sebuah ujaran atau kalimat bertalian erat dengan konteks. Dengan mengenal konteks, suatu
Baca SelengkapnyaKonteks adalah salah satu topik yang sudah sering diperbincangkan oleh para pengkaji pragmatika. Bagaimanapun, sebuah ujaran atau kalimat bertalian erat dengan konteks. Dengan mengenal konteks, suatu
Baca SelengkapnyaDalam “Variasi Bunyi Vokal”, saya sudah membahas bahwa setiap fonem vokal dalam bahasa Indonesia memiliki alofon atau variasi bunyi. Fonem /a/ memiliki satu alofon, yakni [a]
Baca SelengkapnyaBarangkali, belum banyak yang tahu bahwa adalah dan merupakan merupakan golongan verba. Untuk mengupas keduanya secara lebih dalam, kita bisa merujuk pada dua sudut pandang yang
Baca SelengkapnyaSeperti yang dituliskan Harimurti (2010), afiksasi adalah proses yang mengubah leksem menjadi kata kompleks. Sebuah leksem yang mendapatkan afiksasi akan mengalami perubahan bentuk, kategori, dan makna.
Baca SelengkapnyaPilihan ganda sering kita jumpai pada masa sekolah. Biasanya, pada ulangan atau ujian akhir, soal-soal berupa pilihan ganda adalah gerbang pertama yang perlu dilewati sebelum
Baca SelengkapnyaSebelumnya, saya pernah menjelaskan sedikit mengenai klitik. Klitik adalah morfem terikat yang dapat mengisi gatra pada tingkat frasa atau klausa. Terdapat dua jenis klitik, yaitu proklitik
Baca SelengkapnyaSebelumnya, kita sudah membedah kohesi sebagai alat pemadu wacana. Kohesi terbagi menjadi dua kategori, yaitu kohesi leksikal (reiterasi dan kolokasi) serta kohesi gramatikal (referensi, substitusi, elipsis,
Baca SelengkapnyaKita telah mengenal salah satu alat kohesi dalam wacana, yakni kohesi gramatikal. Kohesi gramatikal dapat berwujud referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Pada tulisan ini, saya akan
Baca SelengkapnyaSetiap hari kita bergumul dengan wacana. Menurut Yuwono (2005: 92) wacana adalah bangun yang terbentuk dari hubungan semantis antarsatuan bahasa secara padu dan terikat pada konteks.
Baca SelengkapnyaWacana adalah kesatuan makna (semantis) antarbagian di dalam suatu bangun bahasa yang terbesar dan terikat pada konteks. Mudahnya, setiap tulisan, karangan, atau dokumen utuh yang kita
Baca SelengkapnyaPada tulisan “Analisis Kata ‘Terserah’”, Dessy Irawan sudah mengundang kita untuk mengenal tindak tutur (speech act) dan peristiwa tutur (speech event). Dapat disimpulkan secara ringkas bahwa
Baca SelengkapnyaDalam Kamus Linguistik Edisi Keempat (2009: 198), praanggapan diartikan sebagai ‘syarat yang diperlukan bagi benar-tidaknya suatu kalimat’. Dalam bahasa Inggris, praanggapan disebut presupposition. Menurut Yule
Baca SelengkapnyaTidak ada tulisan dengan kata itu di halaman ini.