> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Tentang Akhiran -if
- URL: https://coba.narabahasa.id/tentang-akhiran-if/
- Published: 2021-02-20T11:00:28.000Z
- Updated: 2021-02-20T11:00:28.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Morfologi, afiks, sufiks, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Seperti yang dituliskan Harimurti (2010), afiksasi adalah proses yang mengubah leksem menjadi kata kompleks. Sebuah leksem yang mendapatkan afiksasi akan mengalami perubahan bentuk, kategori, dan makna. Secara umum, [afiks](https://coba.narabahasa.id/afiks-dalam-bahasa-indonesia/) tergolong menjadi empat jenis, yaitu prefiks (misalnya *me-*, *di-*, dan *ber-*), infiks (*\-el-*, *\-er-*, *\-em-*, dan *\-in-*), sufiks (*\-an*, *\-kan*, dan *\-i*), dan konfiks (misalnya *ke--an*, *pe--an*, dan *per--an*). Lebih dari itu, Harimurti juga menambahkan satu jenis afiks, yaitu simulfiks, yang diterapkan lewat nasalisasi fonem pertama dari bentuk dasar. Contohnya adalah *kopi* menjadi *ngopi*.

Kali ini, saya akan mengupas salah satu sufiks yang barangkali tidak begitu sering diperbincangkan layaknya sufiks *\-kan* dan *\-i*. Sufiks itu adalah -*if*, yakni imbuhan pembentuk kata sifat (adjektiva). Moeliono dkk. (2017) mengatakan bahwa sufiks *\-if* merupakan serapan dari bahasa Inggris dan Belanda yang mampu menurunkan nomina menjadi adjektiva. Perhatikan tabel di bawah ini.

| **Nomina**   | **Adjektiva** |
| ------------ | ------------- |
| Administrasi | Administratif |
| Agresi       | Agresif       |
| Produksi     | Produktif     |
| Konsumsi     | Konsumtif     |
| Adaptasi     | Adaptif       |

Kata-kata bergolongan adjektiva di atas memiliki makna ‘bersangkutan dengan’ atau ‘memiliki sifat’ *administrasi, agresi, produksi, konsumsi,* dan *adaptasi*.

Namun, apabila kita tinjau lebih jauh, ada pula sejumlah kata benda dalam bahasa Indonesia yang diakhiri dengan *\-if*, seperti *alternatif*, *inisiatif*, *motif*, dan *positif*. 

Menurut saya, *alternatif* berhubungan dengan *alter* dan *alternasi*. *Alter* diduga berasal dari bahasa Inggris Abad Pertengahan Akhir yang diserap dari Prancis Kuno, *alterer*. *Alter* juga digunakan dalam bahasa Latin Abad Pertengahan, *alterare*. Kata ini kemudian berkembang menjadi *alternate*, *alternation*, dan *alternative*. Besar kemungkinannya, ketiga kata tersebut diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi ‘alternasi’ (untuk *alternate* dan *alternation*) serta ‘alternatif’ untuk *alternative*.

Hal serupa juga terjadi pada kata *inisiatif* yang memiliki sangkut paut dengan *inisiasi*. Pada mulanya, *initiat-* digunakan dalam bahasa Latin yang berarti ‘*begun*’ (mulai) dan *initium* yang berarti ‘*beginning*’ (awal).

Sementara itu, ‘motif’ dan *‘*positif’, merupakan serapan dari *motif* dan *motive*, serta *positive*.

Dari penelusuran tersebut, saya menemukan bahwa sufiks *\-if* bukan hanya melekat pada kata sifat, melainkan juga menempel pada kata benda. Lalu, barangkali *\-tif* adalah alomorf dari *\-if*. Saya belum menemukan bacaan mengenai ini. Lebih dari itu, perlu diingat juga, *\-if* tidak selalu berdiri sebagai sufiks. Terkadang, ia memang bentuk dasar dari sebuah kata.

**Rujukan**:

- [Cambridge Dictionary](https://dictionary.cambridge.org/?ref=coba.narabahasa.id). Diakses pada 8 Februari 2021.
- Kridalaksana, Harimurti. 2009\. *Kamus Linguistik: Edisi Keempat*. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- \_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_. 2010\. *Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia*. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- [Lexico](https://www.lexico.com/about?ref=coba.narabahasa.id). Diakses pada 8 Februari 2021.
- Moeliono, Anton M., dkk. 2017\. *Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat.* Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
- [Online Etymology Dictionary](https://www.etymonline.com/?ref=coba.narabahasa.id). Diakses pada 8 Februari 2021.
- Ramlan. 2019\. *Morfologi; Suatu Tinjauan Deskriptif.* Yogyakarta: CV. Karyono.

**Penulis**: Yudhistira

**Penyunting**: Ivan Lanin