> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Narabahasa bersama Teman iPusnas Dukung Penggunaan Bahasa Indonesia melalui Budaya Literasi
- URL: https://coba.narabahasa.id/tanya-jawab-kebahasaan-tabah-sudah-memasuki-episode-ke-186-dan-kembali-dilaksanakan-oleh-narabahasa-dengan-berkolaborasi-bersama-komunitas-teman-ipusnas-tabah-episode-ini-dilakukan-pada/
- Published: 2026-09-10T03:18:38.000Z
- Updated: 2026-09-23T10:11:05.000Z
- Author: Narabahasa
- Tags: Berita, tabah, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Tanya Jawab Kebahasaan (Tabah) sudah memasuki episode ke-186 dan kembali dilaksanakan oleh Narabahasa dengan berkolaborasi bersama komunitas Teman iPusnas. Tabah episode ini dilakukan pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 19.00 s.d. 20.00 WIB melalui siaran langsung Instagram. Setelah berganti jadwal yang seharusnya dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, akhirnya Tabah Episode Ke-186 dapat terlaksana bertepatan dengan penghujung Agustus. 

Tabah kali ini dibuka oleh Zakiyyatuz Zulfa sebagai moderator yang menyambut Ivan Lanin, Sri Indriyani, dan Husnul Raja sebagai narasumber. Zakiyya memulai Tabah dengan memperkenankan Teman iPusnas untuk menjelaskan selayang pandang seputar kegiatan mereka. Sri menuturkan bahwa Teman iPusnas hadir secara tidak sengaja. “Faktor pendorong komunitas ini terlahir adalah karena tidak banyak rekomendasi buku yang dibuat oleh Perpusnas RI melalui aplikasi iPusnas,” jelasnya. 

Berangkat dari sana, Sri selaku pendiri Teman iPusnas mulai aktif membuat konten dengan berkolaborasi bersama pengguna iPusnas lainnya, hingga akhirnya terbentuklah komunitas Teman iPusnas pada akhir Desember 2023\. Sri juga menambahkan bahwa komunitas ini tidak berafiliasi langsung dengan Perpusnas RI—dengan kata lain berdiri sendiri. Meskipun begitu, selama ini Teman iPusnas kerap berkontak dengan pengurus aplikasi iPusnas untuk berdiskusi perihal kendala atau galat pada sistem aplikasi. Husnul juga turut menyampaikan harapan komunitas agar secepatnya bisa bekerja sama dengan pihak Perpusnas RI untuk memperluas jangkauan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan. 

Pada sesi tanya jawab, Ivan menjelaskan bahwa bahasa Indonesia terus mengalami perkembangan, terutama melalui kemunculan kosakata baru dari Badan Bahasa, penggunaan istilah asing yang mulai sangat aktif, dan kebiasaan bahasa gaul di ruang digital. Ia juga menambahkan bahwa tantangan tersebut dapat diantisipasi dengan pemahaman terhadap kaidah bahasa agar penggunaan bahasa dapat dipraktikkan secara tepat oleh masyarakat, khususnya di ruang digital. 

Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta berlangsung cukup aktif. Kerabat Nara mengajukan berbagai pertanyaan langsung seputar penggunaan kata baku dan tidak baku, perkembangan kosakata baru penggunaan istilah asing, persoalan ejaan, dan kemungkinan masuknya istilah populer ke dalam KBBI. Berbagai pertanyaan dijawab langsung oleh narasumber dengan disertai contoh nyata yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan bahwa fenomena bahasa saat ini tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga kebiasaan masyarakat dalam menggunakan bahasa sesuai konteks. 

Terakhir, Teman iPusnas berharap ruang diskusi seputar kebahasaan, seperti program Tabah yang secara rutin dilaksanakan oleh Narabahasa, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam melestarikan eksistensi bahasa Indonesia. Pada sesi akhir ini, Ivan juga menyampaikan pernyataan penutupnya. “Penggunaan bahasa yang baik tidak hanya berarti patuh terhadap kaidah, tetapi juga bijak dalam memilih bentuk bahasa yang sesuai konteks dan tujuan komunikasi,” pungkasnya.

Penulis: Jovita Dwi Swistika Murti

Penyunting: Rifka Az-zahra