> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Simpati dan Empati dalam Dimensi Intensitas Makna
- URL: https://coba.narabahasa.id/simpati-dan-empati-dalam-dimensi-intensitas-makna/
- Published: 2023-01-10T23:17:15.000Z
- Updated: 2023-01-10T23:17:15.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Linguistik Umum, Semantik, empati, intensitas, makna, simpati, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

*Simpati* dan *empati* mungkin merupakan dua kata yang sering dianggap sama maknanya. Keduanya memang dapat mencerminkan kepedulian seseorang terhadap orang lain. Meskipun begitu, dalam segi intensitas makna, *simpati* dan *empati* tidaklah sama.

Intensitas, dalam pemaparan Cruse (2004), adalah salah satu dimensi dalam makna. Dimensi ini dapat menegaskan perbedaan dua makna kata pada ranah yang sama. Misalnya, dalam bahasa Inggris, *large* dan *huge* berada pada ranah yang sama, yakni ukuran. Namun, keduanya berbeda secara intensitas. Cruse mencontohkan perbedaan intensitas *large* dan *huge* melalui kalimat, “*It wasn't just large, it was huge.*”

Perbedaan intensitas dalam makna juga dapat kita temui pada kata *simpati* dan *empati*. Dalam “Empathy vs. Sympathy: What Is the Difference?”, Longley (2022) menjelaskan bahwa simpati adalah perasaan atau ekspresi kepedulian terhadap orang lain. Biasanya, simpati dilengkapi dengan harapan baik dari seseorang terhadap lawan bicaranya.

Sementara itu, masih menurut Longley, empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain dengan turut merasakan perasaan mereka. Empati umumnya bisa diterapkan ketika seseorang pernah merasakan pengalaman yang serupa dengan lawan bicaranya.

“*Since it involves experiencing another person’s point of view—stepping outside one’s self—empathy enables genuinely helping behaviors that come easily and naturally, rather than having to be forced*,” tulis Longley. Terlebih, Longley menyatakan bahwa manusia hanya dapat berempati kepada sesamanya. Kepada hewan, kita cuma bisa bersimpati.

Bagaimana KBBI V memaknai kata *simpati* dan *empati*? Mari kita lihat. *Simpati* mempunyai dua makna, yakni (1) ‘rasa kasih; rasa setuju (kepada); rasa suka’ dan (2) ‘keikutsertaan merasakan perasaan (senang, susah, dan sebagainya) orang lain’. Sementara itu, *empati* adalah ‘keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain’.

Apabila dibaca secara sekilas, makna kedua kata itu mirip sekali buat saya. Namun, kita bisa menggarisbawahi perbedaannya melalui frasa *keikutsertaan merasakan* dalam *simpati* dan *dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama* dalam *empati*. Kita bisa menyimpulkan bahwa keikutsertaan (bersimpati) membuktikan bahwa seseorang belum tentu berada dalam perasaan atau pikiran yang sama dengan orang lain (berempati).

**Rujukan:**

- Cruse, D.A. 2004\. *Meaning in Language: An Introduction to Semantics and Pragmatics*. Oxford: Oxford University Press.
- Longley, Robert. 2022\. “[Empathy vs. Sympathy: What Is the Difference?](https://www.thoughtco.com/the-difference-between-empathy-and-sympathy-4154381?ref=coba.narabahasa.id)”. *ThoughtCo*. Diakses pada 9 Januari 2023.

**Penulis:** Yudhistira

**Penyunting:** Ivan Lanin