> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Saudara Anjing
- URL: https://coba.narabahasa.id/saudara-anjing/
- Published: 2023-11-07T11:39:57.000Z
- Updated: 2023-11-07T11:39:57.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Linguistik Umum, Morfologi, Semantik, kata majemuk, saudara anjing, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Belakangan, *saudara anjing* ramai diperbincangkan pada media sosial. Saya pun baru mendengar bentukan ini. *Saudara anjing* sudah tercatat dalam kamus kita dengan makna ‘saudara seibu berlainan ayah’. Yang menarik untuk diulik adalah sejarah pembentukan *saudara anjing*.

Asep Rahmat Hidayat dalam [tulisannya](https://www.kompas.id/baca/opini/2023/10/17/saudara-anjing?ref=coba.narabahasa.id) memaparkan bahwa *Hikayat Cerita Maharaja Rahwana* (1933) sudah memanfaatkan *saudara anjing* untuk menggambarkan hubungan kekerabatan. Dalam buku pelajaran bahasa Melayu, tutur Hidayat, *saudara anjing* juga telah digunakan. Dalam bahasa lain, kita pun dapat menemukan bentuk lain yang bermakna serupa. Terdapat *dunsanak anjing* dalam bahasa Minangkabau, *sedulur asu* dalam bahasa Jawa, dan *seperadian kuyuk* (‘asu’) dalam bahasa Melayu Brunei. Namun, waktu kemunculan awal *saudara anjing* belum dapat dipastikan.

Dalam [tulisan](https://www.kompas.com/tren/read/2023/10/12/190000565/ramai-soal-saudara-seibu-beda-ayah-disebut-saudara-anjing-ini-penjelasan?page=all&ref=coba.narabahasa.id) yang lain, Sanjaya dan Firdaus menanyakan pendapat Ganjar Harimansyah—Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan—tentang pemilihan diksi *anjing* pada *saudara anjing*. Menurut Ganjar, penggunaan kata *anjing* dapat diasosiasikan dengan perilaku anjing betina yang lazim kawin dengan pejantan. Kendati begitu, sang ibu tidak pilih kasih terhadap anak-anaknya.

Mengenai *saudara anjing*, kita perlu sepakat bahwa ia bukanlah [frasa](https://narabahasa.id/artikel/linguistik-umum/kalimat/pola-frasa-dalam-bahasa-kita/?ref=coba.narabahasa.id) (gabungan kata). Bentuk ini merupakan kompositum (kata majemuk) yang terbentuk karena proses morfologis. *Saudara anjing* adalah kata majemuk semiidiomatis. Kata *anjing* pada kompositum tersebut memuat makna khusus.

Pasti ada di antara kita yang berpikiran bahwa kata *anjing* dapat memaknai makian. Dalam kiriman Uda Ivan di Instagram tentang *saudara anjing*, misalnya, beberapa netizen berkomentar, merasa bahwa seharusnya dapat dipilih kata lain yang lebih sedap ketimbang *anjing*.

Untuk hal ini, saya sepemahaman dengan Kang Asep. Beliau menuliskan, “Korpus membuktikan bahwa frasa *saudara anjing* pernah digunakan. Oleh karena itu, secara leksikografis, keberadaan lema tersebut dalam kamus sangat sah.”

**Referensi**

- Hidayat, Asep Rahmat. 2023\. “[Frasa ‘Saudara Anjing’](https://www.kompas.id/baca/opini/2023/10/17/saudara-anjing?ref=coba.narabahasa.id)”. *Kompas.id.* Diakses pada 29 Oktober 2023.
- Kridalaksana, Harimurti. 2010\. *Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia*. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Sanjaya dan Firdaus. 2023\. “[Ramai soal Saudara Seibu Beda Ayah Disebut Saudara Anjing, Ini Penjelasan Pakar Bahasa](https://www.kompas.com/tren/read/2023/10/12/190000565/ramai-soal-saudara-seibu-beda-ayah-disebut-saudara-anjing-ini-penjelasan?page=all&ref=coba.narabahasa.id)". *Kompas.com*. Diakses pada 29 Oktober 2023.

Penulis: Yudhistira

Penyunting: Ivan Lanin