> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Menggerakkan Gerakan; Memasukkan Masukan
- URL: https://coba.narabahasa.id/menggerakkan-gerakan-memasukkan-masukan/
- Published: 2022-02-08T02:14:47.000Z
- Updated: 2022-02-08T02:14:47.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Linguistik Umum, imbuhan, sufiks, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Kerabat Nara mungkin sudah tahu bahwa *\-kan* merupakan salah satu sufiks dalam bahasa Indonesia. Biasanya, sufiks itu digunakan untuk membentuk kata kerja. Sementara itu, ada pula sufiks -*an* yang dapat membentuk kata benda. Coba perhatikan contoh berikut.

1. *Gerakkan* tanganmu.
2. *Gerakan* tanganmu.

Pada contoh pertama, imbuhan yang digunakan adalah -*kan*. Kalimat tersebut mengisyaratkan perintah kepada sang *kamu* untuk menggerakkan tangannya. Pada lain sisi, kalimat kedua mendapatkan imbuhan *\-an*. Kata *gerakan* bermakna ‘perbuatan atau keadaan bergerak (air, laut, mesin)’. Dengan demikian, kalimat kedua bukanlah sebuah perintah, melainkan sebuah deskripsi yang bisa saja belum selesai. Barangkali, kalimat tersebut dapat dituntaskan menjadi “Gerakan tanganmu begitu lihai.”

Contoh lainnya adalah kata *masuk* yang bisa diakhiri dengan sufiks *\-kan* dan *\-an*. *Masuk* sebagai verba intransitif akan berubah menjadi verba transitif ketika diberi imbuhan *\-kan*.

1. *Masukkan* baju kotormu ke dalam keranjang pakaian.
2. Segera *masukkan* motormu ke dalam garasi.

Namun, apabila ditutup dengan imbuhan *\-an*, kata *masuk* akan beralih menjadi nomina. *Masukan* mengartikan ‘hasil memasukkan; apa-apa yang dimasukkan’. Pada kalimat pertama di atas, apa-apa yang dimasukkan adalah baju kotor. Kemudian, pada kalimat berikutnya, apa-apa yang dimasukkan adalah motor.

Saya punya satu contoh lain yang menarik. Salah satu makna *masukan* adalah ‘komentar, saran, dan sebagainya yang diberikan untuk suatu kelompok’. Suatu hari, ketika sedang mengikuti evaluasi kinerja di kantor, saya *memasukkan masukan* kepada seorang kolega melalui sebuah formulir. Apa balasan yang sebaiknya dituliskan oleh rekan kerja saya?

1. Wah, terima kasih, Yudhis. *Masukan* darimu sungguh menyadarkan saya.
2. Wah, terima kasih, Yudhis. *Masukkan* darimu sungguh menyadarkan saya.

Coba jawab dan tuliskan alasannya di kolom komentar, ya, Kerabat Nara!

#imbuhan #sufiks 

**Penulis:** Yudhistira

**Penyunting:** Ivan Lanin