> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Mengawali Kalimat dengan “Yang”
- URL: https://coba.narabahasa.id/mengawali-kalimat-dengan-yang/
- Published: 2021-03-29T11:00:21.000Z
- Updated: 2021-03-29T11:00:21.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Sintaksis, konjungsi, yang, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Bolehkah kita mengawali kalimat dengan *yang*? Tentunya, untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu mengetahui fungsi dan peran *yang* dalam tataran sintaksis. Kata tersebut tergolong dalam konjungsi, tepatnya konjungsi subordinatif. Menurut *Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat* (2017), konjungsi jenis ini terbagi menjadi tiga belas golongan.

1. Subordinatif waktu: *sejak, sedari, semenjak, begitu, demi, ketika, sambil, selagi, selama, sementara, seraya, sewaktu, tatkala, setelah, sebelum, sehabis, selesai, sesudah, sesuai, hingga,* dan *sampai*.
2. Subordinatif syarat: *asal(kan), apabila, jika, jikalau, kalau,* dan *manakala*.
3. Subordinatif pengandaian: *andaikan, seandainya, sekiranya, seumpamanya,* dan *andai kata*.
4. Subordinatif tujuan: *agar, biar,* dan *supaya*.
5. Subordinatif konsesif: *biarpun, kendati(pun), meski(pun), sekalipun, sungguhpun,* dan *walau(pun).*
6. Subordinatif pembandingan: *alih-alih, daripada, ibarat, laksana, seakan-akan, sebagai, sebagaimana, seolah-olah,* dan *seperti.*
7. Subordinatif sebab: *karena, sebab, oleh karena*, dan *oleh sebab*.
8. Subordinatif hasil: *maka(nya), sehingga,* dan *sampai(-sampai).*
9. Subordinatif alat: *dengan* dan *tanpa*.
10. Subordinatif cara: *dengan* dan *tanpa*.
11. Subordinatif komplementasi: *bahwa*.
12. Subordinatif perbandingan: *… sama … dengan* dan *… lebih … dari … dari(pada) ….*
13. Subordinatif atributif: *yang*.

Ketiga belas konjungsi di atas berfungsi sebagai penghubung dua klausa atau lebih yang tidak memiliki status sintaksis yang sama. Lebih dari itu, konjungsi subordinatif dapat pula bertugas selaku pembentuk klausa. Artinya, selama *yang* berdiri sebagai pembentuk klausa, kata ini dapat mengawali kalimat. Perhatikan contoh berikut.

1. *Yang terlambat masuk kantor* akan kena teguran.
2. *Yang menjadi ketua angkatan* adalah Tono.

Selain itu, *yang* dapat ditempatkan pada awal kalimat sebagai pembentuk frasa nominal. Kemudian jika diperhatikan lebih jauh, *yang* selaku pembentuk frasa nominal memerlukan penanda takrif. 

1. *Yang merah itu* mobil saya.
2. *Yang tinggi itu* adalah ayah saya.

Namun, berdasarkan pengamatan saya, *yang* jarang digunakan untuk mengawali kalimat dalam tulisan berlaras ilmiah. Sebaliknya, konjungsi ini begitu produktif sebagai permulaan kalimat dalam laras berita dan wacana ragam informal.

**Rujukan**:

Moeliono, Anton M., dkk. 2017\. *Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat.* Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

**Penulis**: Yudhistira

**Penyunting**: Ivan Lanin