> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Masalah Praktis dan Pragmatis
- URL: https://coba.narabahasa.id/masalah-praktis-dan-pragmatis/
- Published: 2024-02-05T12:58:16.000Z
- Updated: 2026-09-23T11:20:02.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Kata, Linguistik Umum, Semantik, makna, pragmatis, praktis, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

*Praktis* dan *pragmatis* adalah dua kata yang mirip, baik secara bunyi maupun arti. Dalam KBBI V, *praktis* diartikan sebagai ‘berdasarkan praktik’ serta ‘mudah dan senang memakainya (menjalankan dan sebagainya)’. Sementara itu, *pragmatis* memaknai ‘bersifat praktis dan berguna bagi umum; bersifat mengutamakan segi kepraktisan dan kegunaan (kemanfaatan)’ dan ‘mengenai atau bersangkutan dengan nilai-nilai praktis; mengenai atau bersangkutan dengan pragmatisme’. Bisa kita lihat, terdapat nuansa makna ‘praktis’ dalam *pragmatis*.

Meskipun begitu, saya pikir, penting untuk membedakan dua kata ini sehingga pemakaiannya dapat ditempatkan pada konteks yang sesuai.

Jika ditilik, makna ‘berdasarkan praktik’ dalam *praktis* bisa kita bedah lebih lanjut. *Praktik* adalah ‘pelaksanaan secara nyata apa yang disebut dalam teori’, ‘pelaksanaan pekerjaan (tentang dokter, pengacara, dan sebagainya)’, dan ‘perbuatan menerapkan teori (keyakinan dan sebagainya); pelaksanaan’. Dengan demikian, *berdasarkan praktik* mengartikan berdasarkan pelaksanaan atau pekerjaan nyata yang sesuai dengan teori, keyakinan, atau pedoman apa pun. Dalam *Merriam-Webster Dictionary* pun, *practical* adalah ‘*of, relating to, or manifested in practice or action: not theoretical or ideal*’. Makna *praktis* bertitik berat pada aksi, tindakan, atau pelaksanaan yang tidak mempersoalkan keidealan.

Lalu, bagaimana dengan *pragmatis*? Kata ini, selain memiliki makna ‘praktis’, juga membubuhkan ‘berguna bagi umum’ dan ‘kemanfaatan’. Ini yang tidak terdapat dalam kata *praktis*. Kata *pragmatis* berasal dari bahasa Yunani, *pragma*. Pasalnya, *praktis* pun juga berakar dari kata ini. Namun, Charles S. Peirce, seorang ahli logika Amerika Serikat yang menjadi pionir filsafat pragmatisme, memilih mengedepankan kata *pragmatis*, bukan *praktis*, sebagai aliran filsafat. Siti Maslakhah dalam makalahnya menerangkan, “[Pragmatisme](https://coba.narabahasa.id/content/files/2026/09/perbedaan-semantik-dan-pragmatika.html) adalah aliran dalam filsafat yang berpandangan bahwa kriteria kebenaran sesuatu ialah apakah sesuatu itu memiliki kegunaan bagi kehidupan nyata.”

Pada akhirnya, sesuatu yang bersifat praktis belum tentu pragmatis. Yang dilakukan belum tentu mengandung kegunaan. Sementara itu, sesuatu yang pragmatis belum tentu bersifat praktis, sebagaimana yang bermanfaat dan berguna belum tentu mudah dijalankan.

Rujukan:

- Maslakhah, Siti. 2019\. “Penerapan Metode *Learning by Doing* sebagai Implementasi Filsafat Pragmatisme dalam Mata Kuliah Linguistik Historis Komparatif”. *Diksi*, Volume 27, Nomor 2, September, hlm. 159–167\. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
- Rosenthal, Sandra B. & Thayer, H.S. 2023\. “[pragmatism](https://www.britannica.com/topic/pragmatism-philosophy/History-of-pragmatism?ref=coba.narabahasa.id)”. *Britannica*. Diakses pada 25 Januari 2024.

Penulis: Yudhistira

Penyunting: Ivan Lanin