> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# Empat Fungsi Tanda Hubung dalam Bahasa Indonesia
- URL: https://coba.narabahasa.id/empat-fungsi-tanda-hubung-dalam-bahasa-indonesia/
- Published: 2020-11-02T13:34:10.000Z
- Updated: 2020-11-02T13:34:10.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Ejaan, tanda hubung, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Seluruh [tanda baca](https://medium.com/@ivanlanin/kelompok-tanda-baca-bedf529648f0?ref=coba.narabahasa.id) dalam bahasa Indonesia memiliki tugasnya masing-masing. Dalam sebuah tulisan, tanda baca yang sering kita temukan adalah tanda [titik](https://coba.narabahasa.id/tutuplah-dengan-tanda-titik-tanya-atau-seru/), koma, titik dua, seru, dan tanya. Selain itu, ada pula tanda hubung (-). Meskipun frekuensi kemunculannya tidak begitu tinggi, tanda hubung memiliki peran yang cukup signifikan.

**Pemenggal**

Semasa sekolah dahulu, kita sering kali terpaksa untuk memenggal kata. Di sinilah tanda hubung menjalankan tugasnya, yakni memisahkan bagian kata yang harus disambung pada baris selanjutnya. Namun, perlu diingat bahwa bahasa Indonesia juga memiliki aturan dalam pemenggalan kata. Contoh pemenggalan dan penggunaan tanda hubung yang tepat dapat disimak pada contoh kalimat di bawah ini.

*Dari sore tadi saya ingin sekali ma-*

*kan bakso.*

**Pengulang**

Selain pada pergantian baris, tanda hubung juga sering ditemukan pada penggunaan kata ulang, seperti *anak-anak*. Tidak hanya pada kata yang menunjukkan makna tunggal, misalnya *laba-laba*, tanda hubung juga digunakan untuk menandakan kata bermakna majemuk, seperti *ibu-ibu*. 

Di luar itu, tanda hubung berfungsi untuk menyambung tanggal, bulan, dan tahun, seperti pada *22-10-1993*. Kemudian, tanda hubung juga digunakan untuk menyambung huruf dalam kata yang dieja satu per satu, seperti *l-a-p-a-r.*

**Perangkai**

Tanda hubung digunakan untuk merangkaikan unsur yang berbeda sebagai berikut.

*se-Jawa Barat* 

*ke-3*

*1990-an* 

*ber-KTP* 

*SIM-ku*

*rahmat-Mu* 

Tanda hubung juga dapat digunakan untuk merangkai suatu kata yang memuat unsur bahasa daerah atau asing, misalnya *di-*sowan*\-i* dan *di-*upload**. Sementara, dalam penulisan jenjang pendidikan, penggunaan tanda hubung sering kali ditemukan untuk merangkai huruf dan angka, seperti *D-3* dan *S-1*. 

Perlu diingat bahwa tanda hubung tidak digunakan apabila angka menandakan singkatan, seperti *P3K* dan *K3*. 

**Penanda Bentuk Terikat**

Terakhir, tanda hubung juga dapat digunakan untuk menandakan bentuk terikat yang menjadi objek bahasan, seperti pada kalimat *Kata *pasca-* berasal dari bahasa Sanskerta* atau *Kata tersebut mengalami sufiksasi *\-kah**.

**Penulis:** Yudhistira

**Penyunting:** Harrits Rizqi