> ## Content Index
> Fetch the complete content index at: https://coba.narabahasa.id/llms.txt
> Use this file to discover other available public pages before exploring further.

# “Bersi-” dalam “Bersitegang”
- URL: https://coba.narabahasa.id/bersi-dalam-bersitegang/
- Published: 2023-02-01T08:46:04.000Z
- Updated: 2023-02-01T08:46:04.000Z
- Author: Yudhistira
- Tags: Kata, Linguistik Umum, Morfologi, bersi-, prefiks, #Migrated-1790158046258, #wp, #wp-post, #Import 2026-09-23 17:07

Saya memang sudah sering mendengar kata *bersitegang*. Barangkali, Kerabat Nara juga pernah membaca atau bahkan memanfaatkannya. Namun, justru baru sekarang saya bertanya-tanya, apakah dalam bahasa Indonesia kita punya prefiks *bersi-*?

Sejauh saya membaca buku-buku linguistik, tidak ada linguis Indonesia yang mengategorikan *bersi-* sebagai prefiks. Buku *Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia* (2010) karya Harimurti Kridalaksana pun—salah satu buku yang akan selalu saya buka ketika membicarakan imbuhan—tidak menyinggung *bersi-* sama sekali.

Dalam buku tersebut, Kridalaksana membahas prefiks *ber-* secara mendetail. Salah satu fungsi awalan ini adalah mengubah adjektiva menjadi verba. *Bersitegang* adalah kata kerja. *Tegang* sebagai bentuk dasarnya adalah kata sifat. Berdasarkan pola pembentukan ini, *bersitegang* mewakili makna ‘dalam keadaan tegang’, mirip dengan *bergembira* yang mengartikan ‘dalam keadaan gembira’ dan *bersedih* yang memaknai ‘dalam keadaan sedih’.

Makna tersebut diperkuat oleh Moeliono dkk. (2017) dalam *Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia* yang menyatakan bahwa “Verba taktransitif dengan prefiks *ber-* dapat pula diturunkan dari adjektiva. Makna prefiks ialah ‘dalam keadaan’”. Terlebih, Moeliono dkk. mengisyaratkan bahwa prefiks *ber*\- dapat juga berdiri dengan bentuk *bersi-* sebagai pembentuk verba. Menurutnya, *bertegang* dan *bersitegang* tidak memiliki perbedaan makna.

Seperti dugaan saya, *bertegang* tidak tercantum dalam kamus kita. Sebaliknya, *bersitegang* tercatat di sana dengan makna ‘sama-sama (saling) menjadi tegang’. Selain mewakili arti ‘dalam keadaan tegang’, terdapat nuansa ‘kesalingan’ dalam kata *bersitegang*. Namun, pertanyaannya lagi-lagi tetap belum terjawab, dari mana *bersi-* ini dapat muncul?

Saya menemukan sebuah [jawaban](https://id.quora.com/Dalam-bahasa-Indonesia-ada-kata-seperti-bersikeras-dan-bersikukuh-Apa-arti-awalan-bersi?ref=coba.narabahasa.id) yang menarik dari R.R. Pamungkas dalam Quora. Dia menduga bahwa awalan *se*\- bisa menjadi dasar pembentukan *si* dalam *bersi-*. Kata *seadil* dan *sebaik* misalnya, memiliki nuansa ‘kesalingan’. Keduanya pun sama-sama kata sifat. Ditambah lagi, pola pembentukan *ber-* \+ *se-* \+ kata dasar cukup subur dalam bahasa kita, sebutlah *berseirama*, *bersejajar*, dan *bersenyawa*.

Pola tersebut tidak menghalangi kata *bersetegang* untuk turut muncul ke permukaan. Lambat laun, penyesuaian lafal diberlakukan dan lahirlah *bersitegang*. Ini hanya perkiraan. Namun, jika betul demikian, berarti perlu dilakukan penelitian morfofonemik tentang kata *bersitegang*—begitu pula dengan *bersikukuh* dan *bersiteguh*. 

Pamungkas punya dugaan lain. Katanya, bisa saja *bersitegang* adalah bentuk padanan dari kata Minang, yakni *basitagang*. *Basi-* mengartikan ‘kesalingan’.

Intinya, *bersi-* dalam *bersitegang* masih menjadi misteri bagi saya, sama halnya dengan pembentukan kata *bersikukuh*, *bersikeras*, dan *bersiteguh*.

**Rujukan**:

- Kridalaksana, Harimurti. 2010\. *Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia*. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Moeliono, Anton M., dkk. 2017\. *Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat*. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
- Quora. “[Dalam bahasa Indonesia ada kata seperti ‘bersikeras’ dan ‘bersikukuh’. Apa arti awalan ‘bersi-’?](https://id.quora.com/Dalam-bahasa-Indonesia-ada-kata-seperti-bersikeras-dan-bersikukuh-Apa-arti-awalan-bersi?ref=coba.narabahasa.id)”. Diakses pada 30 Januari 2023.

**Penulis**: Yudhistira

**Penyunting**: Ivan Lanin